Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

Cara Melunasi Hutang Dengan Cepat

Banyak yang berpikir dan mencari solusi untuk membayar hutang buruk dengan cepat karena ingin lepas dari belenggu berat ini yang membuat tidur tidak nyenyak dan hari hari yang dijalankanpun merasa tersiksa. Saya rasa cara melunasi hutang yang sangat baik khususnya bagi pebisnis atau entrepreneur adalah dengan konsep “ledakan penjualan” , cara ini membuat kita tidak membayar hutang dengan hutang yang bisa membuat seseorang terpuruk.  Ledakan penjualan adalah bagaimana kita mendapat uang yang cukup untuk membayar hutang bahkan bisa membuat seseorang bangkit mencapai kondisi yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Ledakan penjualan adalah bukan sekedar kita pandai dalam hal marketing saja tapi harus handal memanage hal lain yang menjadi penunjang terjadinya closing diantara lain produksi yang lancar , jalur distribusi yang sudah di persiapkan matang dan membuat penawaran yang sulit di tolak oleh target market yang dibidik , dll. Dalam hal pemasaran saat ini kita bisa menggunakan media online karena biaya yang di perlukan biasanya tidak semahal jika kita menggunakan jalur pemasaran konvensional asalkan kita mau berkerja keras dan mau belajar.
Hal di atas lah yang saya lakukan disaat bisnis bisnis konvensional saya  tidak lagi lancar malah menjadi beban yang sangat berat bagi saya saat itu. akhirnya saat itu pun berpikir mencari solusi untuk bangkit di saat dana yang sangat minim atau bahkan minus sebenarnya.  Saya harus melakukan metode pemasaran yang efisien dan efektif dan terpikirlah menggunakan facebook sebagai media marketingnya karena modalnya saat itu bisa hanya dengan koneksi internet saja dan cenderung mudah bagi saya dibanding harus membuat website, untuk mencari produk yang di jual saya pun datang ke daerah pasar baru Bandung dan minta izin untuk memfoto produk mereka, setelah di foto saya posting di fanpage facebook dan ternyata ada respon. Pada saat terjadi closing saya meminta untuk pembayaran terlebih dahulu kepada konsumennya, dan setelah mendapatkan uang baru saya membelanjakan uang tersebut ke pasar baru untuk membeli barang yang di pesan konsumen , hal itu lah yang saya lakukan secara terus menerus yang akhirnya segala permasalahanpun selesai dengan sendirinya, karena dengan begitu saya tidak perlu modal untuk stock barang.
Banyak permasalahan yang tidak bisa di selesaikan dengan pendekatan biasa tapi ada permasalah yang bisa diselesaikan dengan kita harus berpikir kreatif dan mencari celah bagaimana membuat permasalahan yang terjadi dengan ekstrim kita ubah menjadi peluang termasuk permasalah melunasi hutang. Mungkin yang sedang di uji dengan banyak hutang buruk dipikirannya selalu harus berupa  uang dan uang untuk menyelesaikannya, tapi ternyata hal tersebut tidaklah tepat , masih banyak cara lain asal kita mau memutar otak kita dan fokus pada peluang.
Selain kita berusaha maka kita juga harus rajin berdo’a karena semua yang terjadi pada hidup kita merupakan ketentuan Allah SWT
 Dari Abu Wail berkata: “Ada seorang (budak) laki-laki datang kepada Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dan berkata, “Wahai amirul mukminin, saya tidak mampu melunasi uang syarat pembebasan saya, maka bantulah saya!”
Mendengar hal itu, Ali bin Abi Thalib berkata, “Maukah engkau apabila aku ajarkan kepadamu beberapa patah kata yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam kepadaku. Dengan beberapa patah kata itu, seandainya engkau memiliki hutang sebesar gunung Shir niscaya Allah akan membayarkan hutangmu. Bacalah:  
اللهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Ya Allah, cukupilah aku dengan rizki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari rizki yang haram dan perkayalah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak meminta kepada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563, Ahmad no. 1319 dan Al-Hakim no. 1973)

Dengan berusaha dan berdoa sangat meyakinkan saya bahwa ternyata asal kita fokus  kepada peluang dan serius ingin memperbaiki maka selalu ada jalan keluar. Saya pun  akhirnya bangkit dan saat ini melampaui keadaan sebelumnya dan menjadi lebih baik. Saat ini saya sendiri banyak di percaya brand brand ternama untuk membantu mereka dalam hal facebook marketing dan memiliki beberapa bisnis dari skala UKM hingga berbadan hukum (PT) yang metode pemasarannya semua fokus menggunakan facebook.
Saya yakin anda pun bisa menyelesaikan permasalahan anda, seberat apapun masalah pasti ada jalan keluar dan ini adalah Quote dari salah satu guru saya
“Tidak ada orang yg gagal, yg ada hanyalah orang yg kehilangan keyakinan”
HeppyTrenggono
Semoga menginspirasi
Gabung di komunitas Bandung Bootcamp dan gali banyak inspirasi dari mereka yang berhasil bangkit dan bawa bisnis anda ke level selanjutnya
sumber : www.ilhamtaufiq.com

Jumat, 14 Maret 2014

Anjuran Imam Safi'i untuk Merantau





Imam Syafi’i berkata : Pergilah (merantaulah) dengan penuh keyakinan, niscaya akan engkau temui lima kegunaan, yaitu Ilmu Pengetahuan, Adab, pendapatan, menghilangkan kesedihan, mengagungkan jiwa, dan persahabatan.

Sungguh aku melihat air yang tergenang membawa bau yang tidak sedap. Jika ia terus mengalir maka air itu akan kelihatan bening dan sehat untuk diminum. Jika engkau biarkan air itu tergenang maka ia akan membusuk.

Singa hutan dapat menerkam mangsanya, setelah ia meninggalkan sarangnya. Anak panah yang tajam tak akan mengenai sasarannya, jika tidak meninggalkan busurnya.

Jika engkau tinggalkan tempat kelahirnmu, engkau akan menemui derajat yang mulia ditempat yang baru, dan engkau bagaikan emas sudah terangkat dari tempatnya.

Sobat blogger, siapa yang tidak kenal dengan sosok Imam Syafi'i ini. Diusia 9 tahun, dirinya sudah hafal seluruh isi Al-Qur'an. Ketika berusia masih kecil yaitu 14 tahun, beliau menceritakan hasratnya kepada ibundanya yang sangat dikasihinya tentang keinginannya untuk menambahkan Ilmu Pengetahuan dengan cara merantau. Oleh karena kehidupannya yang sangat miskin, maka Syafi’i berangkat tidak membawa perbekalan uang, kecuali dengan berbekalkan do’a ibunya dan cita-cita yang teguh untuk menambah Ilmu Pengetahuan sambil bertawakkal kepada Allah s.w.t.

Sebelum melepaskan Syafi’i berangkat, maka ibundanya mendo’akannya, “Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh Alam, anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan utusanMu. Oleh karena itu aku bermohon kepadaMu ya Allah permudahkanlah urusannya, peliharakanlah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna.”

Begitulah seklumit kisah imam Syafi'i yang banyak mengadung hikmah dan ibroh untuk kita ambil manfaatnya. Jika sekirnaya beliau tidak merantau untuk menuntut ilmu, niscaya kita tidak mengenal beliau seperti sekarang ini. Imam besar diantara 4 imam madzhab yang banyak menjadi rujukan dibelahan dunia ini.

Ibarat air yang mengalir, ia akan banyak memberikan manfaat dan selalu bersih. Lain halnya dengan air yang menggenang yang akhirnya menjadi comberan dan menjadi sumber penyakit. Merantau ternyata banyak sekali manfaatnya buat kita, dari beberapa manfaat tersebut, minimal ada lima yaitu :
Menghilangkan Kesusahan Dalam Hidup
Ketika dirumah kita sumpek maka dengan bepergian perasaan sumpek itu biasanya cepat hilang,perasaan sumpek biasanya terjadi karena apa yang di rasakan dan di lihat adalah itu-itu saja,dunia itu memang membosankan dan menyumpekkan bila apa yang kita makan,kita hadapi dan yang kita lihat serta urusi selalu sama,maka para pencari ilmupun dihimbau untuk kadang-kadang menghibur diri jarang sampai mencari ilmu membosankan.
Mendapatkan Harta
Kebanyakan orang ketika merantau tentu tujuannya adalah mencari harta, karena biasanya didaerahnya sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai atau cepat menghasilkan. Sehingga jadilah banyak orang yang merantau. Di dalam perantauan kita tidak akan bisa menggantungkan kepada orang lain,segala sesuatu kitalah yang menangani,maka didalam perantauan mau tidak mau kita pasti harus bekerja sendiri,dan didalam kondisi seperti itu kita akan bisa mendapatkan suntikan kesemangatan yang tidak bisa kita dapatkan ketika kita di rumah, dan dengan modal kesemangatan inilah kita akan dengan sepenuh hati mencari apa yang kita inginkan, kita bisa lihat betapa kebanyakan orang-orang cina yang ada di daerah kita kebanyakan lebih kaya dari orang asli penduduk kita sendiri atau orang yang merantau kelihatan lebih berhasil daripada pribuminya.

Lain rasanya ketika kita tinggal dirumah, apalagi masih dengan orang tua. Rasa kemandirian biasanya kurang tumbuh karena merasa ada tempat untuk bersandar memenuhi kebutuhan hidup, entah itu orang tua atau kerabat yang lainnya. Dengan merantau minimal kita akan punya tekad tidak akan pulang jika belum berhasil jadi orang.
Mendapatkan Banyak Ilmu di Perantauan
Ada sebuah ungkapan, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, artinya bahwa menuntut ilmu itu tidak kenal daerah dan waktu. Ketika kita berada di daerah sendiri maka mencari ilmu adalah sesuatu yang sangat sulit dan berat sekali,mungkin ketika kita ada di daerah sendiri kita ada kemauan dan kesemangatan mencari ilmu namun gangguan serta rintangan yang di hadapi sering tidak berimbang dengan kemauan dan kesemanagatan kita sendiri, dan karenanya perhatian dan konsentrasi kita sangat terganggu serta ilmu itu sulit kita dapatkan, berbeda dengan bila kita pergi dari rumah untuk mencari ilmu maka perhatian dan konsentrasi kita sepenuhnya tertuju pada pencarian ilmu,dan dengan perhatian serta konsentrasi yang sepenuhnya inilah ilmu akan dengan mudah di dapatkan. C
Belajar Tata Krama dan Adat Istiadat
Pepatah mengatakan, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Yang maksudnya adalah bahwa tiap daerah punya tata krama dan adat istiadat yang berbeda-beda. Dan orang yang dalam perantauan akan bertemu dengan banyak manusia dengan berbagai macam watak dan istiadatnya,maka kita bisa belajar dan mempelajari dari mereka mana yang baik dan mana yang buruk,bila apa yang mereka lakukan kepada kita adalah hal-hal yang menyenangkan maka hal itu akan menyenangkan pula kepada orang lain bila kita lakukan, dan bila apa yang mereka lakukan adalah hal yang menyakitkan maka hal itupun akan menyakitkan orang lain bila kita lakukan. Sehingga kita bisa banyak makan garam kehidupan dengan belajar dari banyak orang ini.
Mendapatkan Teman Sejati
Ketika kita merantau otomatis akan bertemu dengan tipe dan beragam watak manusia. Tentunya beberapa diantara mereka akan menjadi teman yang setia kita. Teman sejati adalah teman yang bukan hanya ada ketika kita senang saja, dia akan selalu ada ketika kita dalam keadaan apapun,baik susah maupun senang, dia akan sakit bila kita tersakiti,akan senang bila kita mendapatkan kesenangan,dia akan bangga bila kita berada dalam jalan yang benar dan akan menasehati bila kita berada di jalan yang tidak benar. Teman sejati ini kadang kita temui dalam perantauan karena mereka juga merasa senasib dan sepenanggungan karena sama-sama merantau juga.

Kepada saudara-saudaraku yang sedang merantau tetaplah semangat untuk menggapai apa yang dicitakan, yakinlah bahwa kita tidak sendirian, temukan berlian ditengah kubangan lumpur, dan jangan pernah surut selangkahpun.

Karena sesungguhnya benih yang tidak di pindah dari persemaiannya maka lama kelamaan daunnya akan menguning, batangnya akan pucat dan kecil, hidup segan mati tak mau, maka  akan beda halnya benih tersebut di pindah ke lahan / ke sawah, Ia akan tumbuh besar, berumpun rimbun, bertunas banyak, berdaun hijau dan berbuah lebat : )

Rabu, 05 Februari 2014

Pengumuman CPNS Honorer K2 Kemungkinan Diumumkan Besok Hari kamis Tanggal 06 Februari 2014

Detik – detik Pengumuman keLulusan Honorer K2  membuat harap – harap cemas sekitar 600 ribu honorer k2 seluruh Indonesia. Betapa tidak, hari ini dalah hari yang ditunggu – tunggu  dan paling menentukan dalam hidup para honorer, apalagi bagi mereka yang sudah mengabdi menjadi honorer selama puluhan tahun.

Dari pagi tadi saya pantau website pengumuman  resmi yaitu website kemenpan dengan alamat www.menpan.go.id ternyata tidak bisa dibuka alias error, baru tadi sore  sekitar jam 16.30 wib saya cek, baru bisa dibuka tetapi disitus tersebut  tidak memuat satupun link yang berisi pengumuman K2. Sekitar jam 18.00 wib, website kemenpan kembali error dengan menampilkan pesan 502 Bad Gateway

 Dari searching di internet saya mendapatkan info bahwa pengumuman dilaksanakan sore ini, seperti yang di sampaikan humas Kemenpan, harus menunggu presiden SBY yang datang dari magetan.

dengan berbagai macam kendala - kendala yang dihadapi, kemungkinan besar pengumuman dilaksanakan besok tanggal 6/2/2014, karena sampai jam setengah delapan malam saya mengakses situs menpan belum ada tanda - tanda akan adanya pengumuman, walaupun website tersebut sudah bisa dibuka tetapi tidak ada satupun informasi yang memuat pengumuman CPNS K2



Kamis, 23 Januari 2014

4 (empat) kelompok manusia yang akan di timpa azab Allah

Dari Khotbah Jum'at tadi siang saya dapat mengambil intisari khotbah tersebut sebagai berikut, dalam Surat Al- Ankabut (surat ke 29) ayat 20 -22 Allah menyebutkan 4 Kelompok manusia yang akan di Azab Allah.
  1. Meminta pertolongan dan perlindungan selain kepada  Allah.
  2. Mengingkari Ayat- ayat (aturan) Allah.
  3.  Mengingkari waktu pertemuan dengan Allah
  4. Berputus Asa terhadap Rahmat Allah.
Cerita yang masih ingat dan menarik  bagi saya yang di sampaikan khatibtersebut,  terkait orang yang berputus asa terhadap rahmat Allah, ketika 5 tahun lalu ada seorang temannya yang ikut mencaleg, ketika tidak terpilih, temannya Ustad ini merasa tidak terima,  maka ia pun  selalu saja menyalahkan orang lain atas kegagalannya, mulai dari menyalahkan tim suksesnya yang katanya tidak bekerja maksimal dan hanya mengharapkan duit saja, teman sesama partai yang mengambil suaranya, sampai menyalahkan  rakyat segala, yang katanya rakyat tidak tau berterimakasih, sampai akhirnya dia baru tersadar, bahwa selama ini ia telah berputus asa terhadap rahmat Allah,  setelah beberapa orang anggota dewan terlibat korupsi dan masuk penjara, akhirnya diapun  berucap " untunglah bukan saya, andai saja saya yang terpilih dahulu, mungkin saja saya yang masuk penjara, dan mempermalukan keluarga saya " dan akhirnya orang tersbut menyadari kekeliruannya, dan meminta Ampun kepada Allah, dan dan iapun menyadari bahwasanya  semua itu sudah ada yang mengatur yaitu Allah, dan  bahwa Allah tidaklah pernah sekali - kali menyakiti hambanya. 
Sumber : Khotbah Jum'at di Mesjid Amrullah edisi tanggal  : 24/01/2014.